{"success":true,"message":"Risk factors retrieved successfully","data":{"risk_factors":[{"id":1,"category":"risk_factor","title":"Usia","description":"Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 50 tahun.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":2,"category":"risk_factor","title":"Riwayat Keluarga","description":"Memiliki anggota keluarga dekat (ibu, saudara perempuan, anak perempuan) dengan kanker payudara meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":3,"category":"risk_factor","title":"Riwayat Pribadi","description":"Pernah mengalami kanker payudara atau kondisi payudara non-kanker tertentu meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":4,"category":"risk_factor","title":"Menstruasi Dini","description":"Mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":5,"category":"risk_factor","title":"Menopause Terlambat","description":"Mengalami menopause setelah usia 55 tahun meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":6,"category":"risk_factor","title":"Tidak Memiliki Anak","description":"Tidak pernah hamil atau hamil pertama kali setelah usia 30 tahun meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":7,"category":"risk_factor","title":"Terapi Hormon","description":"Penggunaan terapi hormon kombinasi setelah menopause meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":8,"category":"risk_factor","title":"Gaya Hidup","description":"Obesitas, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan risiko.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"}],"cancer_signs":[{"id":9,"category":"cancer_sign","title":"Benjolan di Payudara","description":"Benjolan atau penebalan yang terasa berbeda dari jaringan sekitarnya.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":10,"category":"cancer_sign","title":"Perubahan Ukuran atau Bentuk","description":"Perubahan ukuran, bentuk, atau kontur payudara.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":11,"category":"cancer_sign","title":"Perubahan Kulit","description":"Kulit payudara menjadi berkerut, memerah, atau seperti kulit jeruk.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":12,"category":"cancer_sign","title":"Perubahan Puting","description":"Puting tertarik ke dalam, keluar cairan (selain ASI), atau mengalami perubahan bentuk.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":13,"category":"cancer_sign","title":"Nyeri Payudara","description":"Nyeri atau ketidaknyamanan yang tidak biasa pada payudara atau puting.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":14,"category":"cancer_sign","title":"Pembengkakan","description":"Pembengkakan pada sebagian atau seluruh payudara.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":15,"category":"cancer_sign","title":"Kemerahan atau Pengelupasan","description":"Kemerahan atau pengelupasan kulit pada puting atau payudara.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"},{"id":16,"category":"cancer_sign","title":"Benjolan di Ketiak","description":"Benjolan atau pembengkakan di area ketiak.","created_at":"2026-09-18 14:18:15"}]}}